Minggu, 15 November 2015

Pemanfaatan Ultrasonografi untuk pemeriksaan saluran reproduksi kuda betina

Peralatan instrumentasi ultrasonografi modern telah tersedia dalam berbagai varian, dan memungkinkan bagi sebagian besar manusia untuk mengoperasikannya dengan mudah, namun demikian, harus disertai dengan pemahaman yang baik terhadap sifat fisika ultrasonografi dan interaksi fungsi peralatan dengan jaringan untuk memperoleh hasil yang baik.  Kualitas gambar yang dihasilkan juga akan sangat dipengaruhi oleh keterampilan seorang sonographer.  Diagnostik ultrasonografi menggunakan prinsip pulse-echo yang dapat menghasilkan gambar pada tayangan scanner yang berhubungan dengan accoustis impedance atau resistensi jaringan yang dijumpai ultrasound (gelombang suara frekuensi tinggi).  Ultrasound tidak dapat berpindah melalui udara (acoustic barrier).  Medium terbaik untuk penghantaran ultrasound adalah cairan dan dihantarkan melalui kompresi atau penghalusan gelombang-gelombang (Goddard 1995).
Menurut Barr (1988) terdapat tiga jenis echo yang digunakan

Siklus estrus kuda

Kuda siap dinaiki dengan vulva berkedip dan berlendir
Kuda pada umumnya memiliki siklus estrus normal 21-22 hari. Pada dasarnya aktifitas reproduksi kuda dipengaruhi oleh photoperiod, yang berarti kuda hanya berahi pada musim panas yang emiliki intensitas cahaya matahari cukup tinggi. Beruntung di Indonesia yang beriklim tropis, mendapat cahaya matahari sepanjang tahun. Hal ini berarti, kuda di Indonesia dapat bersiklus estrus sepanjang tahun tanpa manipulasi ataupun perlakuaan tertentu.

Minggu, 10 Juni 2012

INFECTIOUS TRACHEOBRONCHITIS/ KENNEL COUGH



Infectious tracheobronchitis (ITB) merupakan peradangan saluran pernapasan atas.  Penyakit ini tergolong ringan, tetapi bila diabaikan dapat menjadi fatal seperti bronchopneumonia pada anak anjing maupun bronchitis kronis pada anjing dewasa.  Penyakit ini dapat menyebar dengan cepat pada hewan yang rentang dalam suatu populasi tertutup seperti pet shop, fasilitas penelitian, rumah sakit hewan atau kennel (Aiello 1998).


Etiologi
Agen yang menyebabkan penyakit ini dapat berasal dari virus atau bakteri. Agen utama penyebab ITB adalah canine parainfluenza virus (CPIV), canine adenovirus tipe 2 (CAV-2), dan Bordetella bronchiseptica.  Agen skundernya adalah canine herpesvirus, mammalian reoviruses, CAV tipe 1 (CAV-1), Streptococcus sp., Pasteurella sp., Pseudomonas  sp.,coliforms dan Mycoplasma.  

Sabtu, 09 Juni 2012

TEKNIK DAN PRINSIP RADIOGRAFI THORAK PADA HEWAN KECIL


Pendahuluan
Sejak ditemukan pada tahun 1895,  sinar X telah diaplikasikan untuk kepentingan gambaran hewan kecil. Peralatan sinar X yang digunakan untuk pemeriksaan hewan kecil perlu tingkatan resolusi yang lebih tinggi. Radiografi thorak merupakan peralatan penting dalam pemeriksaan penyakit thorak maupun sistemik. Radiografi umumnya mudah, namun teknik yang teliti sangat diperlukan untuk menjamin perolehan kualitas film yang tinggi dan menghindari kesalahan diagnosa. Daerah thorak merupakan bagian yang sangat sulit untuk diinterpretasikan.
Indikasi
Indikasi radiografi thorak yaitu pemeriksaan penyakit intratorak dan pemeriksaan dan screening penyakit sistemik. Radiografi thorak digunakan untuk mengidentifikasi keberadaan penyakit, lokasi penyakit, tipe lesio dan tingkat lesio, memberikan rincian diagnosa dan diferensiasinya dan mendokumentasikan perkembangan lesio.

Kebuntingan Kembar Pada Kuda


Day Old Foal (Foto Pribadi)
Asal terbentuknya kebuntingan kembar umumnya adalah dizigotik. Zigositas mengacu pada asal kembar.  Kembar dizigotik berasal dari dua buah oosit yang dibuahi secara terpisah oleh dua spermatozoa.  Sedangkan monozigotik mengacu pada kembar identik yang berasal dari pembuahan satu oosit.  Tiga hal umum yang telah dikenal mengenai kebuntingan kembar, yaitu kembar berulang pada indukan yang sama, tingkat kebuntingan kembar bervariasi berdasarkan jenis, dan pejantan yang sangat fertil.  Secara historis kebuntingan kembar menyebabkan kerugian ekonomi karena akan terjadi aborsi, kematian fetus atau embrio, atau kelahiran anak kuda kerdil.  Kuda yang mengalami aborsi menyebabkan terjadinya kerusakan pada saluran reproduksi dan sulit untuk dikembangbiakan lagi (McKinnon et al. 2011).